Kamis, 02 September 2010

OPUS DEI

                                                        
Opus Dei, sebelumnya dikenal dengan Prelature of the Holy Cross and Opus Dei, adalah sebuah struktur Gereja Katolik Roma. Opus Dei didirikan pada 2 Oktober 1928, oleh imam Spanyol, Josemaria Escriva. Tujuan prelature ini adalah untuk turut menyumbang dalam misi penyebaran ajaran gereja dengan menyebarkan pesan bahwa setiap orang dipanggil untuk menjadi seorang santo/santa dan seorang rasul. Opus Dei mendorong umat Kristiani dari seluruh kelas sosial untuk hidup secara konsisten dalam kepercayaan mereka di tengah keadaan biasa dari hidup mereka.

Paus yohanes Paulus II meresmikan Opus Dei sebagai sebuah prelatur pribadi pada tahun 1982, membuatnya sebagai bagian dari struktur hierarki Gereja Katolik Roma. Sebagai sebuah prelature, organisasi ini berada di bawah Kongregasi untuk Uskup dan memiliki prelate sendiri, "rohaniwan", dan "awam". Meskipun memiliki dukungan banyak pemimpin Katolik di seluruh dunia, Opus Dei telah dikritik di beberapa bagian selama sejarahnya, dan digambarkan oleh beberapa pengamat sebagai salah satu organisasi paling kontroversial dalam Gereja Katolik.
Dikanonisasi pada tahun 2002, Josemaria Escriva mengajarkan bahwa dasar dari hidup Kristiani adalah kesadaran menjadi seorang anak Allah. Opus Dei, katanya, menawarkan pelatihan kerohanian untuk warga negara biasa yang ingin mengubah pekerjaan sehari-hari mereka menjadi doa dan sebagai sebuah cara penyebaran kabar gembira Allah.

Sabtu, 28 Agustus 2010

Br. Marcel Soverdery , MTB



Ni dia Br. Marcel MTB ,,, Br yg satu ini masih muda dan tak terduga ternyata perjumpaan dengan dirinya berbuah persahabatan. Br. Marcel MTB memberikan suatu teladan ketaatan iman yang tentu saja bernafaskan spiritualitas St. Fransisikus Asisi. Persahabatan dengan dirinya yang hanya berjalan hampir setahun semakin menyadarkan ku bahwa seorang manusia ternyata dapat benar - benar meninggalkan semua obsesinya, cita-cita nya, kemewahan, bertahan dalam kemurniaan hidup bahkan meningalkan keluarga nya. Semua itu demi mengikuti panggilan dan meneladani secara total Sang Anak Domba Allah. Tetapi sebagai tindakan nyata dari kaul ketaatan ,, Br. Marcel MTB harus meninggalkan kota Putussibau dan segala keindahannya demi menjawab panggilan Allah untuk berkarya di tempat baru di Kota Pontianak. The last but not the least ,,,, semoga semua teladan iman yang ia nyatakn dalam kehidupan sehari - hari dapat kita contoh bersama.